REVOLUSI BERSAMA WARGA TOLBUK


Tim Dokter Hewan dari DISPERTANAK Kab. Bangkalan berfoto bersama sebelum diskusi dengan warga
Kegiatan pemeliharaan sapi bukanlah hal yang asing kususnya bagi masyarakat di desa Tolbuk, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan. Mereka sudah menjalankan kebiasaan itu mulai dari nenek moyangnya hingga saat ini, kebiasaan mereka dalam memperlakukan sapi sangat berbeda dengan kebiasaan pemelihara didaerah lain khususnya wilayah dipulau Madura. Dengan berbagai pengalaman dan keahlian yang mereka miliki sudah tidak diragukan lagi mengenai kualitas daging yang dihasilkan oleh warga Tolbuk terbukti banyaknya permintaan pasar terhadap sapi yang berasal dari desa Tolbuk.
Nur Hasan Perwakilan pemerintahan desa Tolbuk memaparkan permasalahan tentang beternak sapi di desa Tolbuk

Tingginya permitaan pasar akan sapi dari desa Tolbuk membuat warga bersemangat dalam memelihara dan menjaga kesehatan sapi mereka supaya kualitas dagingnya tidak mengecewakan para konsumen sehingga mereka akan rela keluar daerah guna mencari pakan sapi mereka diwaktu musim kemarau kedaerah lain dikabupaten Bangkalan seperti ke Junok, Jeddih yang jaraknya sekitar 25 KM.

Melihat kondisi dan situasi ini membuat para peserta KKN kelompok 9 Universitas Trunojoyo Madura berinisiatif untuk memberikan solusi kepada para pemelihara sapi didesa Tolbuk dengan menawarkan berbagai program kerja kepada totoh masyarakat Tolbuk, termasuk diantaranya program Penyuluhan dengan Tema “Pemanfaatan Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Dan Pembuatan Pakan Dari Permentasi Jerami”.

Program Penyuluhan yang ditawarkan oleh KKN kelompok 9 Universitas Trunojoyo Madura dengan tema “Pemanfaatan Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Dan Pembuatan Pakan Dari Permentasi Jerami”.Pada tanggal 28 Juli 2016 dapat dilaksanakan dengan baik tanpa rintangan apapun. Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh masyarakat Tolbuk yang notabennya adalah pemelihara sapi yang ingin mengetahui manfaat kotoran sapi dan penyediaan pakan dimusim kemarau.
Mahasiswa sedang memaparkan materi penyuluhan dari DISPERTANAK dengan bahasa Madura

Suasana hangat para peserta saat penyuluhan dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh masyarakat kepada pemateri secara bergantian. Pertanyaan yang diajukan oleh masyarakat, untuk menambah wawasan atau pengetahuan masyarakat mengenai manfaat kotoran sapi yang tidak dimanfaatkan dan dibiarkan dikandang sapi. Banyaknya pertayaan yang diajukan oleh masyarakat dapat dijawab dengan baik oleh pamateri dan peserta merasa puas karena jawaban yang mereka dapatkan sangat lengkap hal ini berkat bantuan dan dukungan Dinas Pertanian dan Peternakan Bangkalan (DISPERTANAK).

0 komentar:

Post a Comment