Tuesday, August 9, 2016

MASALAH PEREKONOMIAN, PENDIDIKAN, dan KESEHATAN DESA TOLBUK

ilustrasi (sumber:akunmofs.blogspot.com)
Keadaan Ekonomi

Tingkat pendapatan rata-rata penduduk Desa Tolbuk secara umum dilihat dari mata pencahariannya yang teridentifikasi kedalam beberapa sektor. Diantara yang telah kami peroleh dan kami amati serta sumber-sumber yang terkait menyebutkan bahwa mayoritas penduduk memiliki mata pencaharian sebagai petani. Dari data yang diperoleh kurang lebih petani berjumlah 1257 orang, Selain sebagai petani warga desa Tolbuk juga berternak sapi sebanyak 380 orang. Terdapat juga beberapa sumber mata pencaharian lain seperti PNS 6 orang dan TKI sebanyak 51 orang. Melihat statistik yang ada tingkat pengangguran di Desa Tolbuk ini bisa dikatakan rendah. Kebanyakan penduduk lebih memilih bertani meneruskan warisan leluhur menjadi petani tradisional atau bahkan pergi merantau ke luar negeri menjadi TKI. Sehingga tingkat kemiskinan di desa Tolbuk termasuk tinggi. Berdasarkan keterangan dari kepala desa dari jumlah penduduk Desa Tolbuk, maka lebih dari 35% KK desa Tolbuk adalah kelurga miskin, serta keterangan dari sekertaris desa yang menyebutkan bahwa Desa Tolbuk merupakan desa termiskin ke 7 di wilayah Klampis

Mata Pencaharian Warga Desa Tolbuk 

Desa Tolbuk merupakan desa yang berada di utara pulau madura, selain itu kondisi alam disini masih terjaga kelestariannya. Disini terdapat hamparan ladang, persawahan, pertambakan dan perkebunan. Dengan kondisi ini semua rata-rata mata pencaharian atau pekerjaan warga didesa Tolbuk ini yang paling besar atau dominan pekerja sebagai petani dan peternak sapi. Petani berjumlah 1257 orang, selain itu juga sebagai peternak yang kurang lebih berjumlah 380 orang. Terdapat juga beberapa sumber mata pencaharian lain seperti PNS 6 orang dan TKI sebanyak 51 orang


Pendidikan 

Pendidikan adalah suatu hal yang sangat penting dalam memajukan tingkat SDM (Sumber Daya Manusia) yang dapat berpangaruh dalam jangka panjang pada peningkatan perekonomian. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi, maka akan mendongkrak tingkat kecakapan masyarakat yang pada gilirannya akan mendorong tumbuhnya keterampilan kewirausahaan dan lapangan kerja baru. Sehingga akan membantu program pemerintah dalam mengentaskan pengangguran dan kemiskinan.
Melihat Tata Pendidikan di Desa Tolbuk sebenarnya sudah banyak instansi pendidikan yang ada, baik instansi negeri ataupun swasta. Tercatat jumlah lulusan sarjana sebanyak 50 orang, SMA sebanyak 150 orang, SMP 100 dan jumlah penduduk yang tidak sekolah serta buta huruf sebanyak 1314 orang.

Tidak hanya pendidikan yang bersifat pendidikan formal seperti SDN, tetapi terdapat juga pendidikan yang bernuansa agama sepeti Madrasah Diniyah dan lain sebagainya. Di desaTentunya tidak lain untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik dikemudian hari.

Kesehatan

Masalah pelayanan kesehatan adalah hak setiap warga masyarakat dan merupakan hal yang penting bagi peningkatan kualitas masyarakat kedepan. Masyarakat yang produktif harus didukung oleh kondisi kesehatan. Salah satu cara untuk mengukur tingkat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang terserang penyakit. Dari data yang ada menunjukkan adanya jumlah masyarakat yang terserang penyakit relatif tinggi. Adapun penyakit yang sering diderita antara lain penyakit:

  1. Demam berdarah 
  2. Penyakit kulit 
  3. Gangguan pernafasan 
  4.  Types 
Data tersebut menunjukkan bahwa gangguan kesehatan yang sering dialami penduduk adalah penyakit yang bersifat cukup ringan dan memiliki durasi yang tidak terlalu lama bagi kesembuhannya yang diantaranya disebabkan perubahan cuaca serta kondisi lingkungan yang kurang sehat. Hal ini tentu dapat mengurangi daya produktifitas masyarakat Tolbuk secara umum.

Sedangkan data orang cacat mental dan fisik juga jumlahnya sedikit yaitu tiga orang. Tercatat penderita bibir sumbing berjumlah 1 orang, tuna rungu 1 orang, sindrom hidrosefalus 1 orang. Data ini menunjukkan sudah cukup baik di Desa Tolbuk. 

BIDAN DESA 

Salah satu hal terpenting yang membuat bidan desa sangatlah berperan dalam kemajuan dalam bidang kesehatan. Bagi penduduk desa bidan merupakan sebuah tempat seperti “Puskesmas”, Poliklinik atau tempat berobat bagi masyarakat. Terdapat dua bidan di Desa Tolbuk ini yang berjuang untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan. Program yang sudah berjalan diantaranya posyandu, imunisasi, penyuluhan akan pentingnya KB dan pengenalan dunia kesehatan lainnya. Perlu diketahui bidan desa disini bisa dikatakan multifungsi, segala tentang kesehatan tidak hanya tentang penyakit. Imunisasi, keluarga berencana, tempat bersalin dan sekaligus Posyandu pun tersedia juga tentang rekapitulasi atau pencatatan segala apa yang ada menyangkut dengan kesehatan masyarakat desa. 

Rata-rata warga Tolbuk mulai menggunakan pil Keluarga Berencana (KB) sebagai alat kontrasepsi untuk mengurangi jumlah kelahiran. Namun hanya sedikit saja warga yang memakai KB, kebanyakan adalah keluarga-keluarga yang sadar akan ini dan tentunya juga mampu untuk membeli pil KB. Sebagian besar masyarakat mempercayai mempunyai anak adalah karunia Tuhan yang harus dijaga dan ada istilah mengatakan banyak anak banyak rezeki. Selain itu, yang mempunyai penghasilan tinggi kebanyakan mempunyai istri lebih dari 1 orang, sehingga tidak ada batasan apabila dikaruniai seorang anak.

0 comments:

Post a Comment