Sunday, July 17, 2016

Diskusi Bersama Warga

Para aparatur desa dan tokoh masyarakat memberikan masukan, usulan, dan permintaan kerjasama dengan kelompok kkn 9 secara santai memakai bahasa Madura.
Tepat pada tanggal 15 Juli 2016, KKN kelompok 9 mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang bertempat di kediaman Bapak Kepala Desa Tolbuk, Samsul Arifin. Kegiatan FGD ini dilakukan bersama para aparatur desa Tolbuk dengan tujuan untuk mempererat silaturrahmi sekaligus perkenalan antara peserta KKN kelompok 9 dengan para aparatur desa.

Kegiatan FGD ini bertujuan untuk meningkatkan keakraban antara anggota KKN kelompok 9 dengan warga desa Tolbuk. Pada kegiatan FGD, diawali dengan pengenalan aparatur desa dan semua anggota kelompok KKN. Selanjutnya, koordinator desa dan anggota kelompok KKN memaparkan program kerja yang telah dibuat. Penyampaian pemaparan program kerja disampaikan dengan menggunakan bahasa Madura dengan maksud untuk menambah keakraban dan dikarenakan warga yang datang didominasi dengan warga desa yang lebih fasih menggunakan bahasa Madura.

 
Suasana diawal pembukaan FGD yang bertempat di rumah Bapak Kepala Desa Tolbuk Samsul Arifin
Selama Kegiatan FGD ini berjalan lancar dalam suasana kekeluargaan. selain untuk menambah keakraban dengan warga desa Tolbuk, kegiatan ini juga menekankan pada sharing and hearing untuk menyepakati program kerja yang akan dilaksanakan. Program kerja yang disampaikan meliputi kegiatan penyuluhan pakan dan kesehatan sapi, pemasaran sapi online, pemanfaatan kotoran sapi menjadi pupuk, penyuluhan kesehatan reproduksi remaja, kegiatan KRPL (Kelompok Rumah Pangan Lestari), kegiatan pengajaran di sekolah, kegiatan bimbingan belajar, kegiatan mengaji bersama, pemanfaatan bambu dengan membuat miniatur kapal laut, dan closing ceremony.

Setelah salah satu perwakilan kelompok memaparkan beberapa program kerja, kemudian para aparatur desa yang hadir memberikan saran tentang beberapa program kerja. Saran yang diberikan aparatur desa salah satunya ditujukan pada kegiatan penyuluhan tentang pemeliharaan sapi yang baik dan pemanfaatan kotoran sapi. Menurut apartur desa, sebaiknya kegiatan penyuuhan pemeliharaan sapi dan pemanfaatan kotoran sapi dilaksanakan pada waktu yang bersamaan sehingga dua program tersebut diubah menjadi penyuluhan kesehatan sapi dan demonstrasi pemanfaatan limbah kotoran sapi untuk pupuk. Saran yang diberikan aparatur desa bukan tanpa alasan, mereka memberikan saran karena kedua program kerja tersebut saling berkesinambungan. aparatur desa juga mengungkapkan warga desa mempunyai kesibukan masing-masing setiap harinya sehingga kegiatan tersebut digabung saja.
Salah satu sesi diskusi secara informal untuk memantapkan kerja sama dan sistem pelaksanaan program kerja bersama aparatur desa dan tokoh masyarakat

Aparatur desa juga memberikan saran mengenai lomba-lomba yang akan diadakan untuk menyambut hari kemerdekaan Indonesia dengan tujuh lomba, yaitu bulu tangkis, nyo’on geddeng, tarik tambang, kelereng, makan kerupuk, berhias tanpa kaca, dan balap karung.

Salah satu tokoh masyarakat yang berkecimpung di dunia pendidikan Mussawir menyarankan anggota KKN melakukan pengajaran di dua sekolah yaitu SD dan MI karena di desa Tolbuk terdapat dua lembaga pendidikan dengan jenjang pendidikan dasar. Di desa Tolbuk terdapat salah satu tokoh masyarakat yang aktif dalam suatu lembaga pertanian dan petrnakan, sehingga tokoh masyarakat tersebut menawarkan untuk membantu mencarikan pemateri dalam pelaksanaan program kerja penyuluhan pakan dan kesehatan sapi.

Pemateri yang disarankan merupakan orang yang ahli dalam peternakan sapi (mantri sapi) di kecamatan Klampis. Selanjutnya, program kerja pemanfaatan bambu menjadi miniatur kapal laut juga sangat di dukung oleh aparatur desa, kemudian anggota kelompok KKN juga merekomendasikan pemanfaatan kerang untuk menjadi suatu kerajinan.

Anggota kkn sedang berdiskusi masalah Proker dalam kelompok kecil
Berdasarkan dari beberapa saran yang diberikan oleh aparutur desa, kegiatan FGD berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan kegiatan. Selanjutnya kegiatan FGD dilanjutkan dengan perbincangan yang lebih intens dengan seluruh tokoh masyaerakat yang hadir dan menciptakan umpan balik yang baik antara anggota KKN dan tokoh masyarakat.


0 comments:

Post a Comment